Skip to content

SDG 1

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pertama berfokus pada pengentasan segala bentuk kemiskinan di mana pun. Kemiskinan bukan hanya soal kurangnya pendapatan, tetapi juga keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan fasilitas dasar yang memadai.


Goal 1

Tanpa Kemiskinan

1.1.1*Tingkat kemiskinan ekstrim
1.2.1*Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur
1.2.2*Persentase laki-laki, perempuan dan anak-anak dari semua usia, yang hidup dalam kemiskinan dalam berbagai dimensi, sesuai dengan definisi nasional
1.3.1*Proporsi penduduk yang menerima program perlindungan sosial, menurut jenis kelamin, untuk kategori kelompok semua anak, pengangguran, lansia, penyandang difabilitas, ibu hamil/melahirkan, korban kecelakaan kerja, kelompok miskin dan rentan
1.3.1.[a]Proporsi peserta jaminan kesehatan melalui SJSN Bidang Kesehatan
1.3.1.[b]Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
1.4.1*Persentase penduduk hidup dalam rumah tangga yang mempunyai akses pada pelayanan dasar
1.4.2*Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan
1.5.1*Jumlah korban meninggal, hilang, dan terkena dampak bencana per 100.000 orang
1.5.2*Jumlah kerugian ekonomi langsung akibat bencana terhadap PDB
1.5.3*Rencana dan implementasi strategi nasional pengurangan risiko bencana yang selaras dengan the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030
1.5.4*Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional
1.a.1*Proporsi Total hibah Official Development Assistance (ODA) dari semua donor yang diperuntukkan bagi program Pengentasan Kemiskinan (Taskin) terhadap Pendapatan Nasional Bruto
1.a.2*Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah
1.b.1*Proporsi pengeluaran anggaran yang berpihak pada kelompok masyarakat miskin (pendidikan, kesehatan dan tranfer langsung) terhadap pengeluaran pemerintah

Komitmen Politeknik Negeri Madura

POLTERA berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan, khususnya di wilayah Madura dan sekitarnya, melalui jalur pendidikan. Dengan menyediakan akses pendidikan vokasi yang terjangkau, program beasiswa (seperti KIP Kuliah), dan mencetak lulusan terampil yang langsung terserap oleh industri, kami berupaya mengangkat taraf hidup mahasiswa dan keluarganya secara berkelanjutan.

Mari Berkolaborasi Bersama Kami!

Kami selalu terbuka untuk berjejaring, berkolaborasi dalam riset, dan menjalankan program keberlanjutan bersama akademisi, industri, pemerintah, maupun masyarakat.